Makelar Online Ditemukan Bersimbah Darah, Adik Ipar Korban Diamankan Polisi

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, GOWA - Sanak keluarga Jumriani masih berada di Polsek Pallangga. Dia dipanggil penyidik atas kematian suaminya, Aco Ahmad Yusuf tadi malam.

Informasi yang berkembang, diduga pelaku tak lain adalah adik ipar korban bernama Jusran. Hal itu diketahui karena saat kejadian, dia sudah tidak ada di lokasi kejadian.

Namun pada akhirnya, Yusran pun berhasil diamankan oleh aparat kepolisian Polsek Pallangga dan dilakukan pemeriksaan.

"Jusran diketahui beristirahat di sebelah kamar korban. Dia pun berhasil diamankan di Kampung Manyampa, Desa Bontoala pukul 06.00 Wita," kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Sabtu (4/7/2020).

"Dia diamankan sekitar kurang lebih 800 meter dari TKP. Saat ini telah berada di Polsek Pallangga untuk dimintai keterangan," sambung perwira tiga balok ini.

Namun terkait penetapan tersangka, aparat kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut.

Kata Tambunan, peristiwa itu terjadi di Perumahan Griya Marina Asri Blok B Nomor 3, Desa Bontoala Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa dengan dugaan kasus penganiayaan berujung pembunuhan.

Sementara itu, istri korban, Jumriani ikut diperiksa di Polsek Pallangga, Kabupaten Gowa. Di sana, Jumriani menangis histeris sambil memanggil nama suami tercintanya itu. Di kantor polisi, dia tak sendiri. Wanita 41 tahun itu didampingi sanak keluarganya.

Beberapa dari mereka pun tampak ada yang bercucuran air mata. Mengenang kematian Aco yang ditemukan dalam keadaan sadis.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...