Menyusuri Gua Ashabul Kahfi, Tempat “Lockdown” 7 Pemuda

Pada 27 September 2006 silam, Raja Abdullah (Raja Yordania) meresmikan sebuah masjid baru di dalam kompleks gua yang diberi nama Masjid Ashabul Kahfi. (Foto: Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JORDAN - Jordan atau Yordania, negara yang dahulu merupakan bagian dari Negeri Syam bersama dengan Palestina, Suriah, dan Lebanon. Sebuah kota historis modern.

Letaknya begitu strategis dalam jalur pariwisata para pelancong, khususnya mereka yang sedang melakukan perjalanan wisata rohani ke negara tetangganya, Palestina. Namun, Jordan bukanlah sebagai negara persinggahan semata. Jordan sendiri memiliki banyak sekali tempat-tempat wisata yang memiliki sejarah dan ikonik di dunia.

Dalam sejarah Islam, seluruh nabi yang dahulu pernah melakukan perjalanan ke Masjid Al-Aqsa di Palestina, pasti akan melewati Jordan.

Tidak heran di seluruh penjuru Jordan, tersebar kuburan yang biasanya menyatu dengan masjid dan makam atau tempat-tempat yang pernah disinggahi oleh para nabi, di antaranya adalah masjid dan kuburan Nabi Suaib dan Nabi Yusha (murid Nabi Musa, AS) yang terletak di Provinsi Balqa.

Salah satu tempat bersejarah bagi umat Islam yang dapat kita lihat didalam kitab suci Al-Qur’an adalah Cave of the Seven Sleepers atau gua Ashabul Kahfi. Gua ini terletak di kota Abu Alanda, 10 km atau sekitar 20 menit berkendara dari Amman, ibu kota Jordan. Cerita tentang tujuh orang pemuda Yahudi ini pertama kali diungkapkan oleh Malaikat Jibril yang diutus oleh Allah Swt. melalui Surat Al-Kahfi.

Ia menceritakan dengan lengkap tentang Ashabul Kahfi kepada Nabi Muhammad saw. saat beliau ditantang oleh umat Yahudi di Madina yang ingin mengujinya apakah versi cerita Nabi sama dengan seperti yang diungkapkan dalam sejarah umat Yahudi. Dan pada akhirnya, umat Yahudi tersebut sangat kagum dengan penjelasan Nabi Muhammad saw. tentang Ashabul Kahfi yang sama persis dengan cerita yang mereka tahu.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...