Cari Tempat Susah, Terpaksa Belajar di Atas Kuburan


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Di tengah keterbatasan lokasi dan fasilitas belajar, membuat masyarakat Kampung Tumpang, Jl Anoang, Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang, menjadikan kuburan sebagai tempat belajar mengajar yang mereka sebut dengan Balla Pendidikan.

Penanggung Jawab Balla Pendidikan, Faisal Tahir menuturkan, lahirnya Balla Pendidikan atas inisiasi dari Babinkamtibmas Kelurahan Maricaya Selatan, Aiptu Paleweru setelah melakukan kunjungan di daerah itu. Kemudian diresmikan sejak 29 Juni kemarin.

“Berangkat dari situ mereka melihat bahwa keluhan yang yang paling mendasar orang tua murid adalah penggunaan kuota akibat pandemi, rata-rata semua siswa belajar online di rumah. Dengan kesepakatan masyarakat di sini dan difasilitasi Bhabinkamtibmas Kelurahan Maricaya Selatan, dibentuklah Balla Pendidikan berbasis online dengan fasilitas wifi gratis,” kata Daeng Ical sapaan akrabnya.

Menurut Daeng Ical, susahnya mendapat lokasi yang strategis membuat masyarkat memilih kuburan sebagai lahan Balla Pendidikan tersebut. Tentu dengan kesepakatan masyarakat sekitar.

“Yang pertama memang karena susahnya lokasi yang kita dapat. terus yang kedua kenapa kita pilih tempat ini supaya tahu bahwa di Kampung Tumpang di Kelurahan Maricaya Selatan ini masih ada kampung yang betul-betul masyarakatnya perlu bantuan,” jelasnya.

Kata Daeng Ical, tempat tersebut diperuntukkan bagi anak anak sekitar yang ingin mengerjakan tugas ataupun sedang mengikuti pembelajaran daring dari sekolah. Fasilitasnya pun dilengkapi dengan wifi gratis.

Komentar

Loading...