Direktur Utama RS Puri Raharja I Nyoman Sutedja Meninggal akibat Covid-19

I Nyoman Sutedja MPH bersama Istri. (Ayu Khania Pranisitha/Antara)

FAJAR.CO.ID, DENPASAR — Direktur Utama RS Puri Raharja I Nyoman Sutedja meninggal dunia karena Covid-19 di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Udayana, Provinsi Bali pada Sabtu (4/7) malam.

”Benar dirawat di RS PTN Unud, tapi sebelumnya sempat dirawat di RS Wangaya dulu dengan keterangan positif Covid, karena mengeluh batuk, sesak, dan saturasi oksigen menurun lalu dibawa ke RS PTN Unud karena memerlukan ventilator,” kata Direktur RS PTN Unud Dewa Putu Gede Purwa Samatra seperti dilansir dari Antara di Denpasar pada Minggu (5/7).

Dia mengatakan, saat dirawat di RS PTN Unud, kondisi almarhum I Nyoman Sutedja sempat membaik, kemudian menunjukkan penurunan hingga tiba-tiba tidak bernapas dan meninggal dunia pada pukul 21.45 Wita. Jenazah langsung dibawa ke RSUP Sanglah untuk penanganan lebih lanjut sesuai protokol penanganan jenazah Covid-19.

Sementara itu, menurut Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RS PTN Unud Arya Biantara, almarhum I Nyoman Sutedja membutuhkan perawatan secara intensif jadi harus diisolasi karena Covid-19 tersebut. ”Ya pasien yang berusia tua lebih berbahaya dampaknya karena bisa menyerang semua, mulai pembuluh darah dan jantung. Selain itu, menyerang sistem pernapasan merembet jantung, pembuluh darah jadi agak beratlah,” jelas Arya Biantara.

Dia menegaskan agar masyarakat wajib mengikuti protokol kesehatan, seperti tetap menggunakan masker bila berpergian, rajin cuci tangan, dan tetap jaga jarak hindari berkerumun. ”Tenaga medis kewalahan akibat orang tidak percaya. Kapasitas rumah sakit juga bisa jadi tidak cukup karena lebih banyak transmisi lokal dengan orang tua yang sangat rentan terkena,” kata Arya.

Komentar

Loading...