BPS: Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat Alami Penurunan 1,19 Persen

BPS, Subsektor, Tanaman Perkebunan Rakyat ,Alami Penurunan

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai tukar petani atau NTP gabungan provinsi Sulsel pada Juni 2020. Ditemukan, NTP sebesar 96,57 atau turun 0,08 persen dibandingkan dengan NTP bulan Mei sebesar 96,65.

“Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan pada Juni 2020, NTP di Sulawesi Selatan secara umum mengalami penurunan sebesar 0,08 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. NTP Bulan Mei 2020 sebesar 96,65 turun menjadi 96,57 pada Juni 2020,” terang Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah, Senin (6/7/2020).

Penurunan NTP tersebut terjadi karena kenaikan indeks yang diterima petani lebih kecil dibandingkan dengan indeks yang dibayar petani.

Dalam rilis BPS Sulsel disebutkan NTP Subsektor Tanaman Pangan (NTPP) tercatat sebesar 96,18, Subsektor Tanaman Hortikultura (NTPH) sebesar 107,52.

“Sedangkan untuk subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) sebesar 93,53, Subsektor Peternakan (NTPT) sebesar 99,42, dan Subsektor Perikanan (NTNP) sebesar 96,96,” ujarnya.

Yos melanjutkan penjelasannya, terdapat dua subsektor yang mengalami penurunan terbesar terjadi pada Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,19 persen.

“Selain itu tiga subsektor mengalami kenaikan dengan kenaikan terbesar terjadi pada subsekor perikanan yakni 1,13 persen,” urai Yos lugas. (endra/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...