Insiden Pencurian Data, Tokopedia Pastikan Password Pengguna Aman

Ilustrasi Tokopedia-- tokopedia

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Isi kebocoran data pengguna Tokopedia belakangan ini mengemuka. Terbaru, soal data 91 juta pengguna yang dibagikan secara gratis.

"Kami menyadari bahwa pihak ketiga yang tidak berwenang telah memposting informasi secara ilegal di media sosial dan forum internet, terkait cara mengakses data pelanggan kami yang telah dicuri," jelas VP of Corporate Communications, Tokopedia, Nuraini Razak kepada fajar.co.id, Senin, 6 Juli.

Dia menjelaskan, kasus tersebut bukanlah upaya pencurian data baru. Dia pun memastikan informasi password pengguna Tokopedia tetap aman terlindungi di balik enkripsi.

Untuk kasus ini sendiri, Nuraini mengaku telah melaporkan hal itu ke pihak kepolisian. Dia juga mengingatkan seluruh pihak untuk menghapus segala informasi yang memfasilitasi akses ke data yang diperoleh melalui cara yang melanggar hukum.

Tokopedia telah menyampaikan informasi terkait insiden pencurian data ini secara transparan dan berkala kepada seluruh pengguna, berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pihak berwenang terkait insiden pencurian data ini, dan telah menerapkan langkah-langkah keamanan sesuai standar internasional.

"Kami juga telah mengarahkan pengguna kami atas langkah-langkah lebih lanjut yang harus mereka ambil untuk memastikan perlindungan data pribadi mereka," imbuh Nuraini Razak.

Sebelumnya, pakar keamanan siber Pratama Persadha menemukan pada Sabtu (4/7) lalu, data pengguna Tokopedia dibagikan secara gratis. Hal ini ia temukan saat salah satu anggota pada group terkait keamanan siber di Facebook memberikan link tautan untuk mengunduh data Tokopedia sebanyak 91 juta data pengguna secara gratis. (fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...