Iran Mobilisasi Rudal di Sepanjang Teluk Persia dan Laut Oman, IRGC Intai Gerak-gerik Kapal AS

Rudal-rudal buatan Pengawal Revolusi Islam Iran-- iranian

FAJAR.CO.ID, TEHERAN — Komandan Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam, Laksamana Muda Ali Reza Tangsiri mengatakan, Iran telah membangun kota-kota rudal di darat dan lepas pantai di sepanjang pantai Teluk Persia dan Laut Oman. Itu akan menjadi “mimpi buruk” bagi musuh.

Dalam sebuah wawancara mingguan dengan Sobh-e Sadeq, Laksamana Muda Ali Reza Tangsiri mengatakan Angkatan Laut IRGC, seperti Pasukan Aerospace IRGC, telah membangun kota-kota rudal bawah tanah dan lepas pantai yang diperkuat rudal-rudal dari pantai ke laut.

“Kota-kota peluncur rudal” akan dipajang atas kebijakan pihak berwenang, kata komandan itu, seraya menambahkan, “Musuh tahu bahwa Angkatan Darat dan IRGC memiliki kota-kota bawah tanah (rudal) di sepanjang Teluk Persia dan pesisir Makran, tetapi informasinya tidak akurat,” tegas Ali Reza Tangsiri dilansir iranian, Senin, 6 Juli.

“Angkatan Laut IRGC hadir di mana-mana di Teluk Persia dan Laut Oman, di setiap tempat yang bahkan tidak dipikirkan musuh,” Tangsiri memperingatkan.

Tangsiri menunjuk ke inisiatif Angkatan Laut IRGC untuk membentuk “angkatan laut Basij” pada 2.200 km pantai selatan Iran, tidak termasuk pulau-pulau, mengatakan pasukan melibatkan 428 armada dan lebih dari 23.000 prajurit.

“Semua pantai kami dipersenjatai dan kota-kota bawah tanah Angkatan Darat dan IRGC dengan berbagai utilitas pertahanan telah tersebar di seluruh pantai selatan. Pantai juga dipersenjatai sepenuhnya, ”tambahnya.

Komandan itu juga mengatakan musuh harus bersiap diri untuk mendengar berita tentang rudal dan kapal jarak jauh Iran yang baru, bahkan tidak bisa mereka bayangkan.

Tangsiri melanjutkan, Angkatan Laut IRGC terus mengawasi setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz, menekankan bahwa jika pasukan AS melakukan kesalahan, mereka akan diikuti sampai ke Teluk Meksiko.

Iran telah sering mengkritik kehadiran pasukan asing di Teluk Persia, menekankan bahwa hal itu mengganggu keamanan di wilayah tersebut dan hanya negara-negara kawasan yang bertanggung jawab untuk menjaga keamanan di badan laut wilayah itu.

Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Sayyid Ali Khamenei telah menggarisbawahi bahwa keamanan wilayah Teluk Persia hanya berada dalam lingkup negara-negara regional saja.

“Keamanan Teluk Persia berhubungan dengan negara-negara di kawasan yang memiliki kepentingan bersama, dan bukan dengan AS. Jadi, keamanan wilayah Teluk Persia harus disediakan oleh negara-negara di wilayah ini sendiri,” kata Pemimpin pada 2016. (fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...