Polisi Periksa Saksi Soal Jenazah Covid-19 di RSUD Daya Dibawa Kabur

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kasus jenazah Covid-19 di RSUD Daya yang dibawa kabur berlanjut. Polisi menyebut, ada saksi fakta yang telah diperiksa polisi terkait peristiwa yang terjadi pada Sabtu, (27/6/2020) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, mengatakan, mereka yang diperiksa adalah yang hadir pada saat kejadian berlangsung.

“Sudah 9 orang diperiksa sebagai saksi fakta. Mereka yang diperiksa ini sebagian tenaga medis, polisi, dan sebagian masyarakat yang membawa mobil jenazah,” katanya kepada wartawan, Senin (6/7/2020).

Selain kesembilan orang yang diperiksa, dua orang lainnya juga telah dipanggil oleh penyidik soal kasus tersebut, yang membuat eks Direktur RSUD Daya, Ardin Sani dicopot oleh Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, karena dianggap membiarkan peristiwa itu terjadi.

“Sebelumnya juga ada yang diperisa soal kasus ini. Jadi total sudah 11 orang diperiksa sebagai saksi,” jelas perwira satu bunga ini.

Tak ketinggalan, orang-orang yang hadir saat kejadian, lanjut Agus, pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19, untuk mengetahui tracking dalam peristiwa itu.

Penyidik hanya fokus pada pemeriksaan saksi, hingga menentukan tersangka dalam kasus tersebut. Agus menyebut, kejadian itu mengandung unsur pidana.

“Kita fokus ada atau tidaknya unsur pidana. Hasil pemeriksaan saksi ini, kita simpulkan siapa yang terlibat dan jadi tersangka,” pungkasnya. (Ishak/fajar)

Komentar

Loading...