Sabu-sabu jadi Alas Sepatu, Gagal Beredar di Makassar

ILUSTRASI TERSANGKA

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Berbagai modus dilakukan kurir narkotika agar lolos dari pemeriksaan petugas. Minggu (28/6) malam, modus penyelundupan sabu-sabu dengan menyulapnya sebagai alas sepatu terbongkar.

Dua orang kurir asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) berinisial MD (21) dan SH (24) diamankan petugas di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

Delapan paket sabu-sabu seberat 989,7 gram yang disulap menjadi alas sepatu itu gagal beredar di Makasar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Sabunya berada di dalam sepatu kedua tersangka. Ada delapan paket sabu-sabu,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana usai ekspos di kantor BNNP Banten, beberapa waktu lalu. Agar tidak dicurigai, sabu-sabu yang disimpan dalam sepatu itu diinjak oleh kedua pelaku.

Soalnya, petugas keamanan bandara atau aviation security (avsec) luput memeriksa bagian bawah sepatu pelaku. “Biasanya, pemeriksaan sampai kaki (menunjuk atas mata kaki-red), tidak sampai ke bawah,” ujar alumnus Akpol 1991 tersebut.

Namun, akal bulus keduanya tidak berhasil mengelabui petugas. Kedua pelaku yang telah diintai itu diamankan oleh petugas saat melintas di area terminal dua kedatangan domestik.

Hampir semua bagian tubuh kedua pelaku digeledah petugas. Saat sepatu kedua pelaku digeledah, petugas menemukan delapan paket sabu-sabu senilai Rp1 miliar.

“Sepatunya tidak dimodifikasi, hanya dicopot bagiannya itu (lidah sepatu-red) dan diinjak,” kata Tantan didampingi Kabid Brantas BNNP Banten Komisaris Besar (Kombes) Pol Jemmy G Suatan.

Komentar

Loading...