Anies Bangun Museum Rasulullah di Atas Lahan Reklamasi, Ferdinand: Jangan Kotori Agamalah Untuk Ini

Anies Baswedan. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Rencana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang ingin membangun Museum Sejarah Rasullulah di atas lahan perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol menuai kritik.

Politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean meminta Anies Baswedan tidak memanfaatkan sentimen agama untuk memuluskan kebijakan reklamasi di Ancol.

"Nis, saranku nih, kau kan Phd, cobalah gunakan ilmu yg kau punya, jelaskan secara keilmuan mgp Reklamasi Ancol ini boleh, Reklamasi era Ahok tak boleh. Jgn kotori Agamalah utk ini," tulis akun Twitter @FerdinandHaean3, Selasa (7/7/2020).

Unggahan Ferdinand ini melampirkan pemberitaan jpnn.com dengan judul "Anies Baswedan Diminta Berhenti Menggunakan Agama Sebagai Tameng Reklamasi Ancol."

Baca juga: PDIP Usul Perubahan Nama RUU HIP Jadi PIP, MS Kaban: Suatu Kelicikan Politik

Diketahui, protes rencana reklamasi juga disampaikan oleh masyarakat Jakarta Utara. Mereka meminta Gubernur Anies Baswedan tidak menjadikan agama tameng bagi reklamasi perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

“Alasannya akan dibangun Museum Sejarah Rasullulah yang sakral dan suci, kemudian harus berdiri pengingkaran janji seorang pemimpin untuk menolak reklamasi,” kata perwakilan Tokoh Lintas Masyarakat Jakarta Utara Sandi Suryadinata di pantai Ancol, Minggu (5/7).

Sandi menegaskan reklamasi itu merupakan perusakan lingkungan dan bentuk penyelewengan dari salah satu janji kampanye Anies Baswedan saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...