Dana Insentif Nakes Belum Cair, Syamsuddin Raga: Saya Khawatir Ada Persekongkolan

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Anggota DPRD Kota Makassar, Syamsuddin Raga, mendesak pemerintah segera mencairkan dana insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) yang berada di front liner penanganan Covid-19.

Hingga kini tenaga kesehatan termasuk di Makassar belum jua menerima reward yang dijanjikan pemerintah. Pada dasarnya, nakes tetap akan menjalankan tanggung jawabnya melayani pasien ada atau tidak adanya insentif itu. Namun karena telah dijanjikan pemerintah, adalah hak para nakes mengharapkan reward tersebut.

"Kalau memang itu yang sudah dijanjikan harus dipenuhi. Selaku tenaga medis yang bekerja siang/malam memang harus diberikan haknya apa lagi insentif," tegas Syamsuddin Raga kepada fajar.co.id di Gedung DPRD Kota Makassar, Senin (6/7/2020).

Desakan itu bukan tanpa alasan, selain resiko pertaruhan nyawa yang dihadapi paramedis juga alokasi anggaran yang cukup besar untuk segera dibayarkan hak paramedis tersebut.

"Tidak ada alalan untuk itu karena anggarannya cukup besar, maka sampai saat ini kami minta pertanggung jawabannya," ungkap politisi Perindo itu.

Syamsuddin justru khawatir terjadi persekongkolan pihak tertentu sehingga dana ini tak kunjung dicairkan.

"Yang kami takuti adanya persekongkolan untuk memperlambat pembayaran. Karena otomatis kebijakan yang dibuat oleh Dinkes pasti dari kementrian ataupun Presiden," ketusnya.

Sebelumnya diberitakan, Dirut RS Labuang Baji, dr Mappatoba, mengeluh terkait pencairan insentif, klaim, dan menambah peralatan medis yang menjadi standar penanganan Covid-19.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...