Memajang Foto dengan Aurat Terbuka di Media Sosial, Akan Jadi Dosa Jariyah

Anya Geraldin/Ilustrasi

FAJAR.CO.ID — Hindari Memajang Foto dengan Aurat Terbuka di Media Sosial. Ketika manusia mati tidak hanya kebaikan yang ia tinggalkan yang bisa menjadi amalan jariyah atau amalan yang pahalanya tetap  mengalir. 

Namun ketahuilah ketika kita mati dan meninggalkan dosa bisa jadi dosa tersebut akan terus mengalir hingga akhir dunia. 

Itu yang kita sebut dengan dosa jariyah, lebih lanjut mengenai dosa jariyah.

Sebagai salah satu contoh adalah dosa yang berasal dari memajang foto dengan aurat terbuka di media sosial, terutama bagi para wanita yang rentan dengan soal aurat. 

Sadarkah anda dalam asyiknya menggunakan jejaring sosial Facebook ataupun jejaring sosial lainnya, di sana terdapat dosa yang mungkin tidak anda ketahui dan sadari. 

Coba perhatikan koleksi foto yang  anda pajang di media sosial..!, ketika anda berganti-ganti profile picture, ketika sibuk mengumpulkan tagging gambar, ketika sedang asyik menampilkan fashion terkini, dan mencoba berbagai pose dan aksi yang tentunya dapat menarik lwan jenis anda.

Sudahkah anda yakin gambar-gambar anda tertutup aurat dengan sempurna..?  

Bandingkan dengan pengertian menutup aurat yang sebenarnya. Diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah:

“Asma binti Abu Bakar menemui Rasulullah sedangkan ia memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah berpaling darinya dan berkata kepadanya : “Wahai Asma ! Sesungguhnya jika seorang wanita itu telah mencapai masa haid, tidak baik jika ada bagian tubuhnya yang terlihat, kecuali ini.” Kemudian beliau menunjuk wajah dan telapak tangannya. Allah Pemberi Taufik dan tidak ada Rabb selain-Nya”. Maka, selain muka dan telapak tangan, tidak boleh terlihat walaupun sedikit.”

Komentar

Loading...