Polemik Pengejaran Djoko Tjandra, Menkopolhukam Akan Panggil 4 Instansi

Menkopolhukam Mahfud MD

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Upaya pencarian terhadap buron kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra terus disorot. Ini karena buron kelas kakap tersebut bisa melenggang bebas masuk ke Indonesia dan sempat mengajukan upaya hukum luar biasa (peninjauan kembali) ke PN Jakarta Selatan.

Untuk mencari tahu upaya para penegak hukum memburu Djoko Tjandra, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD akan memanggil empat institusi. Hal ini dilakukan untuk meminta laporan perkembangan kasus buronan kelas kakap Joko S. Tjandra.

Adapun empat institusi yang akan dipanggil adalah kepolisian, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, serta Kementeri Dalam Negeri. Pemanggilan tersebut untuk mengetahui perkembangan dari upaya pengejaran terhadap DPO Joko Tjandra.

“Belum ada laporan. Akan tetapi, dalam waktu dekat ini akan memanggil empat institusi, yaitu Kemendagri, mengenai kependudukan, kepolisian, dan Kejaksaan Agung terkait dengan penegakan hukum dan keamanan, juga Menkumham terkait dengan imigrasinya. Kita akan koordinasi,” kata Mahfud dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (7/7), dikutip dari ANTARA.

Pemanggilan yang dilakukan pihaknya, dilakukan karena masyarakat perlu tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam penangkapan DPO Joko Tjandra. Sehingga tidak memunculkan kecurigaan.

“Di dalam negara demokrasi, masyarakat harus tahu semua proses-proses yang tidak akan menyebabkan terbongkarnya rahasia, sehingga seseorang bisa tambah lari. Semua proses harus terbuka dan disoroti masyarakat,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Komentar

Loading...