Pungli di KUA Tempe Kembali Mencuat

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tempe kembali mencuat. Itu setelah tujuh bulan lamanya tanpa kabar.

Kasus ini terjadi pada akhir November 2019 lalu. Waktu itu, salah seorang warga Kelurahan Atakkae, hendak mencetak ulang buku nikah anak keduanya karena hilang.

Setelah urusannya selesai, ia dimintai sejumlah uang tunai senilai Rp350 ribu oleh Kepala KUA Tempe, Abd Rasyid untuk dititip ke operator.

Sejak terdengar publik, di tangan Wakapolres Wajo saat itu, Kompol Sukmana sebagai Ketua Saber Pungli Wajo kasus pungli tak membuahkan hasil, hingga dimutasi ke Polda Sulsel dan digantikan Kompol Andi Tonra Lipu pada pertengahan Mei lalu.

Terkait kondisi itu, Wakapolres Wajo yang baru, Kompol Andi Tonra Lipu menegaskan, akan menangani kasus yang sudah berlarut-larut selama tujuh bulan itu.

“Saya akan pelajari dulu kasusnya, untuk membuktikannya. Termasuk yang pernah termuat di media,” ujarnya, Senin (7/7/2020) kemarin.

Sebagai putra daerah Wajo, tentunya akan menjadi tolok ukur tersendiri baginya dalam memberantas semua kasus pungli yang belum terselesaikan dari tangan pejabat sebelumnya. (man)

loading...

Komentar

Loading...