Dewan Curigai Anggaran Proyek RSUD, Tambahan Dana Terlalu Besar

anti korupsi

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Gedung perawatan RSUD Syekh Yusuf sudah terbangun, tujuh lantai. Kini dilanjutkan dengan anggaran Rp40 miliar.

Pembangunan tahap pertamanya menghabiskan anggaran Rp20 miliar. Sehingga total Rp60 miliar. Namun dewan curiga, sebab penambahan anggaran lebih besar. Padahal sisa pembenahan dua lantai saja. Lantai tujuh dan enam.

Kondisinya belum ditegel dan belum ada dinding-dinding ruangan. Begitu juga dengan lift. Pemenang tendernya sudah diumumkan. Nama perusahaannya, PT Pa’tene Jaya. Ia memenangkan tender dengan penawaran Rp 39,81 miliar.

Wakil Ketua DPRD Gowa, Andi Tenri Indah, mengatakan, pekerjaan gedung perawatan RSUD Syekh Yusuf ini sudah lama sekali dikerjakan. Sekarang ada lagi lanjutannya. Anggarannya pun tidak sedikit. Anehnya, perusahaan pemenang tendernya sama. “Saya akan cek ini baik-baik. Diapakan itu anggaran sebelumnya,” kata Andi Tenri, Selasa, 7 Juli 2020.

Menurutnya, sangat disayangkan jika setiap pembangunan menggunakan anggaran besar, namun pekerjaannya asal-asalan. “Kami ini mau lihat Gowa bagus. Jangan habis-habiskan anggaran,” ungkapnya.

Sementara kantor perusahaan pemenang tender tidak ada aktivitas sama sekali. Pintu ruko STC B9 bercat kuning di Jalan Tumanurung itu, tergebok. Sudah lama tidak ada aktivitas. Bahkan, tak ada warga yang mengetahui bahwa ruko tersebut menjadi kantor perusahaan. Pemiliknya pun tidak diketahui.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan gedung perawatan RSUD Syekh Yusuf, dr Suryadi, mengatakan, soal kantor perusahaan tidak jelas atau pun tak ada ada aktivitas sama sekali hanya disesuikan dengan izin yang dipegang perusahaan

Komentar

Loading...