Gugus Tugas Umumkan Vaksin Corona Diproduksi Tahun Depan, Akbar Faizal Minta Ini

Akbar Faisal (Dok.Jawapos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pengumuman Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 terkait pembuatan calon vaksin virus corona menjadi kabar gembira di tengah pendemi.

Kendati demikian, pemerintah melalui gugus tugas diminta menjelaskan ke publik secara ilmiah ikhwal vaksin yang baru akan diproduksi massal pertengahan tahun 2021 mendatang ini.

Direktur Eksekutif Nagara Institute (NI), Akbar Faizal memberikan apresiasi atas pengumuman gugus tugas tersebut, yang disampaikan anggota tim komunikasi publik dr Reisa Broto.

“Bangga,kagum deklarasi dr segala pihak bhw antivirus Covid tlh ditemukan. Kata Jubir Gugus Tugas Reisa, obatnya akan diproduksi 2021. Virus yg lumpuhkan dunia ditemukan ahli2 kita,” tulis @akbarfaizal68, Rabu (8/7/2020).

Hanya saja, mantan anggota DPR RI ini meminta pemerintah tak sekedar melempar pernyataan ke publik. Gugus tugas harus menjelaskan proses penemuan vaksin tersebut.

“Tp alangkah baiknya dijelaskan proses penemuan itu secara ilmiah. Hitung2 pencerdasan ruang publik,” lanjutnya.

Sebelumnya, Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro menyampaikan sudah ada beberapa jenis calon vaksin yang mulai diujikan kepada manusia.

“Setidaknya ada beberapa vaksin dalam tahap uji klinis saat ini. Ada lima calon vaksin di tiga negara, yakni di China, 3 di Amerika Serikat, dan 2 di Inggris. Dan dua uji coba dilakukan dengan mengambil tempat di Australia, Jerman, dan Rusia,” kata dr Reisa dalam siaran langsung yang disiarkan saluran YouTube BNPB, Selasa (7/7/2020).

Komentar

Loading...