Irjen Rudy Heriyanto Dilapor ke Propam, Ini Reaksi Mabes Polri

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (Polri/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kepala Divisi Hukum Mabes Polri, Irjen Rudy Heriyanto dilaporkan ke Divisi Propam Polri oleh tim advokasi Novel Baswedan.

Pelaporan itu terkait pelanggaran kode etik profesi, karena diduga saat menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya menghilangkan barang bukti kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan.

Merespons hal ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, akan melakukan pengecekan terkait laporan tim advokasi Novel Baswedan ke Divisi Propam Polri. Laporan tersebut dilayangkan pada Selasa (7/7) kemarin. “Di cek ya (laporannya tim advokasi Novel Baswedan),” kata Argo dikonfirmasi, Rabu (8/7).

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengaku, Polri masih akan melihat terlebih dulu laporan yang dilayangkan tim advokasi penyidik senior KPK itu. Sebelum menentukan langkah lebih lanjut dari Polri. “Dilihat dulu laporannya,” cetus Argo.

Sebelumnya, tim advokasi Novel Baswedan melaporkan mantan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Irjen Pol Rudy Heriyanto ke Divisi Propam Polri. Tim advokasi menilai, Rudy melanggar etik profesi karena diduga menghilangkan barang bukti kasus penyiraman air keras.

“Tim Advokasi Novel Baswedan melaporkan Irjen Rudy Heriyanto selaku mantan Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya ke Divisi Propam Polri atas dugaan pelanggaran kode etik profesi, karena menghilangkan barang bukti dalam perkara penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan,” kata anggota tim advokasi Novel, Kurnia Ramadhana, dalam keterangan persnya, Rabu (8/7).

Komentar

Loading...