Menteri Tito Karnavian Beri Label Merah Pilkada di Sulsel, Ini Penyebabnya

mendagri-tito-karnavian

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Anggaran Pilkada di Sulsel disorot Kemendagri. Masuk dalam empat provinsi yang penyalurannya masuk kategori merah.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mendesak agar pemerintah daerah segera menuntaskan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Tito menyebut ada empat daerah yang dari sisi masalah anggaran masuk zona merah atau belum tuntas sepenuhnya disalurkan.

”Masih empat lagi yang saya lihat masih merah, yaitu Sulsel, Sultra, Maluku Utara dan Papua,” ungkap Tito Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Sumatera Utara di Hotel Grand Aston, belum lama ini.

Komisioner KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi mengakui penyaluran anggaran untuk pilkada di masing-masing daerah masih terus dipantau. Anggaran dalam bentuk Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) merupakan kebutuhan yang wajib dipenuhi pemerintah masing-masing daerah.

Dari daerah yang melaksanakan Pilkada di 12 daerah di Sulsel, ia menyebutkan Bulukumba menjadi daerah yang melaporkan cukup sulit untuk persoalan anggaran.

“Agak berat itu di Bulukumba karena ada anggaran untuk adhoc yang tidak mencukupi,” ungkapnya, Selasa, 7 Juli.

KPUD yang lain memang menurutnya ada masalah, tetapi sejauh ini Bulukumba yang dinilai riskan dari sisi anggaran. Sementara daerah lain masih cukup bagus.

“Rata-rata sudah 40 persen penyalurannya,” jelasnya. Pihaknya mengakui sejumlah daerah di luar Sulsel memang sudah ada yang menyelesaikan transfer anggaran NPHD.

Komentar

Loading...