Optimis Gelar Pilkada di Tengah Pandemi, Mendagri: Kita Belajar dari Korea Selatan

Mendagri Tito Karnavian didampingi Gubernur Sulsel.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR-- Meski masih ada beberapa daerah di Sulsel yang masuk zona merah, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI), Tito Karnavian optimis menggelar Pilkada pada 9 desember mendatang.

Diketahui, khusus di Sulsel terdapat beberapa wilayah yang masih berstatus zona merah, seperti Makassar, Gowa dan Luwu Timur. Namun pilkada di tengah pandemi tetap digelar dengan syarat, harus menerapkan protokol kesehatan.

"Kita melihat pengalaman Korea Selatan. Korea Selatan melakukan pilkada dipuncak pandemi tapi mereka menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

Menurutnya, Indonesia pun harus mengikuti jejak Korea Selatan, sehingga pilkada bisa tetap digelar dan menjamin kesehatan seluruh masyarakat agar tidak terpapar virus.

"Kita harus taat pada protkol kesehatan artinya apa? Penggunaan masker, kemudian penggunaan sarung tangan, handsanitizer," bebernya.

Ia menekankan pada pelaksanaan pilkada, intensitas komunikasi dan berkerumun antara panitia dan pemilih sangat dekat. Sehingga potensi penyebaran virus cukup besar. Termasuk ketika akan memasuki tahap pemutakhiran data pemilih potensial pada 15 Juli mendatang.

"Terutama di tahap tahap yang bersentuhan. Adanya potensi kerumunan, misalnya 15 Juli sampai Agustus, nanti itu dilakukan secara bertahap dan itu door to door, sehingga sangat berpotensi," jelasnya.

Sebelumnya, ia juga membeberkan, pelaksanaan pilkada pada Desember ditetapkan, dengan adanya beberapa opsi diantaranya pilkada digelar Mei 2021 dan September 2021.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...