Progres Pilkada di Sulsel, Ini Laporan KPU dan Bawaslu ke Mendagri

Suasana rapat koordinasi Pilkada 2020 yang dihadiri Mendagri, Tito Karnavian di Kantor Gubernur Sulsel. (Dok. Humas)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Rapat persiapan pilkada serentak tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Selatan digelar di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Rabu (8/7/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Forkopimda Sulsel, KPU Sulsel, Bawaslu Sulsel serta Bupati/Walikota se-Sulsel.

Di Sulsel, diketahui 12 kabupaten/kota akan menggelar Pilkada, 9 Desember 2020 mendatang. Diantaranya Makassar, Gowa, Bulukumba, Maros, Barru, Kepulauan Selayar, Soppeng, Pangkep, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja Utara dan Tana Toraja.

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir mengatakan sejauh ini, pihaknya telah menangani beberapa kendala berupa teknis, SDM dan anggaran.

“Untuk anggaran pilkada telah dialokasikan di 12 kabupaten/kota sebesar kurang lebih Rp29 milliar. Saat ini verifikasi faktual perorangan juga sudah berjalan. Kabupaten/kota sudah menyiapkan APD, dan pada 15 Juli nanti ada pencocokan data yang agak krusial karena melibatkan banyak orang. Cuma kendala ini secara substansi bisa teratasi dengan baik,” ucapnya, Rabu (8/7/2020).

Meskipun demikian, kata dia, tetap saja masih ada beberapa kendala yang harus didiskusikan lebih lanjut. Termasuk kebijakan pemerintah untuk melakukan rapid tes terhadap PPS, PPK, PPDP, dan KPPS.

“Misalnya orang Pangkep, harus rapid tes dan hasilnya reaktif. Kami mau ganti tapi waktu sudah tidak cukup, kami tidak ganti tapi protokol kesehatannya harus ketat. Tidak mungkin kami mempekerjakan yang reaktif ini,” bebernya.

Komentar

Loading...