Rapat Tertutup di Gedung Merah Putih, ICW Cium Agenda Tersembunyi DPR-KPK

Rabu, 8 Juli 2020 13:26

ILUSTRASI: Gedung KPK (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

Kedua, RDP dilakukan secara tertutup mengindikasikan ada hal-hal yang ingin disembunyikan oleh DPR terhadap publik.

“Semestinya dengan menggunakan alur logika UU KPK, DPR memahami bahwa lembaga antirasuah itu bertanggung jawab kepada publik. Jadi, setiap persoalan yang ada di KPK, publik mempunyai hak untuk mengetahui hal tersebut,” ujar Kurnia.

Ketua Komisi III DPR Herman Hery memastikan tidak ada konflik kepentingan dalam RDP tersebut. “Tidak ada conflict of interest. Kita profesional saja,” kata Herman usai RDP.

Dilanjutkannya, RDP di Gedung KPK sekaligus bertujuan untuk meninjau langsung kelaikan markas pemberantasan korupsi. Termasuk kelaikan rumah tahanan (Rutan).

“Pertama-tama karena ini gedung baru, kami kan di periode yang sekarang belum pernah melihat kondisi gedung (KPK) seperti apa, fasilitasnya seperti apa, kemudian ruang tahanan seperti apa,” ujarnya.

Tujuan lainnya, sebagai bentuk sinergi antara Komisi III DPR dan KPK terkait agenda pemberantasan korupsi. Lagipula, menurut dia, rapat tertutup dimungkinkan sepanjang terdapat kesepakatan antara kedua belah pihak.

Bagikan berita ini:
1
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar