Rapat Tertutup di Gedung Merah Putih, ICW Cium Agenda Tersembunyi DPR-KPK

Rabu, 8 Juli 2020 13:26

ILUSTRASI: Gedung KPK (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

“Kedua, tujuan dari rapat ini adalah bagaimana kemitraan antara Komisi III dan KPK untuk saling bergandengan tangan menguatkan lembaga KPK dalam urusan pemberantasan korupsi,” kata dia.

DPR juga meminta agar lembaga di bawah pimpinan Firli Bahuri untuk terus mengawasi penggunaan anggaran untuk percepatan penanganan COVID-19. Sebab DPR tidak menginginkan dana sebesar Rp695,2 triliun diselewengkan.

“Terkait pengawasan dana COVID-19 juga disoroti bahwa jangan sampai di era pandemi situasi darurat, Presiden menyerukan percepatan, tapi ada penumpang gelap dan akhirnya kebobolan dana itu,” tandasnya.

Tak hanya itu, menurut Herman, alasan pihaknya menggelar RDP secara tertutup bersama KPK, guna meminimalisir persepsi publik. Sebab dia memprediksi bakal ada isu-isu sensitif yang dibahas dalam RDP tersebut.

“(Digelar) tertutup. (Karena) ada hal-hal yang mungkin sensitif dipertanyakan anggota sehingga itu tidak menjadi sesuatu yang disalahartikan ke luar,” katanya.

Kendati begitu, Herman tak menjelaskan secara rinci isu-isu yang dimaksud. Dia mempersilakan para anggota fraksi untuk menanyakan isu sesuai agenda masing-masing kepada KPK.

Bagikan berita ini:
5
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar