THM Boleh Buka, Tak Bisa Live Music

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Tempat Hiburan Malam (THM) sudah diberi izin untuk beroperasi. Meski terbatas. Pengawasan harus ekstra ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Rusmayani Majid mengatakan, THM mulai beroperasi sejak Sabtu, 4 Juli lalu. Namun, ada syarat yang mesti disepakati bersama sebelum membuka usaha tersebut.

Salah satunya, THM bisa beroperasi namun secara terbatas. Tidak semua fasilitas atau hiburan bisa dijalankan. Khususnya yang berpotensi melanggar protokol kesehatan.

“Misalnya sudah boleh buka, tetapi tidak boleh menggunakan DJ dahulu. Tidak bisa ada live music juga. Yang boleh hanya restorannya saja,” ujarnya kepada FAJAR, Selasa, 7 Juli.

Dia mengungkapkan, sebelum operasional usaha hiburan itu dibuka, pihaknya sudah memantau kesiapan mereka menerapkan protokol kesehatan. Seperti wajib menggunakan masker, menyiapkan alat cuci tangan, dan menjaga jarak antarpengunjung.

“Tentu pengawasannya akan terus berjalan. Kita sudah kerja sama dengan AUHM untuk buat pengawasan dan mereka sudah tanda tangan surat perjanjian,” terangnya.

Sanksi bila melanggar protokol kesehatan juga sudah disiapkan sesuai perjanjian. “Sebelum buka, sudah ada tanda tangan pernyataan. Kalau didapati hal-hal yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan, penutupan selama 14 hari,” imbuhnya.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menambahkan, sektor usaha perlahan didorong untuk bangkit kembali. Hanya saja, tidak semua diberi izin. Sektor usaha yang berpotensi terjadi penularan Covid-19 untuk sementara belum dizinkan.

Komentar

Loading...