Jokowi Peringatkan Prabowo Subianto, Nadiem Makarim, hingga Kapolri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah memerintahkan agar kementerian dan lembaga bisa mengelontorkan aggaran belanjanya di saat pandemi virus Korona atau Covid-19 ini. (Youtube Seskab)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Presiden Jokowi meminta para menteri yang kementeriannya memiliki anggaran besar agar membelanjakan uang di dalam negeri. Presiden Jokowi tidak ingin belanja saat ini dilakukan di luar negeri.

Jokowi mengutarakan itu langsung kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan sejumlah menteri serta kepala lembaga negara lainnya.

Kekesalan Jokowi itu disampaikan dalam rapat terbatas tentang Percepatan Penyerapan Anggaran di 6 Kementerian dan Lembaga di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (7/7).

"Ini Kemendikbud ada Rp70,7 triliun, Kemensos Rp104,4 triliun, Kemenhan Rp117,9 triliun, Polri Rp92,6 triliun, Kemenhub Rp32,7 triliun. Saya minta di kementerian dan juga di kepolisian ini dipercepat semuanya belanjanya," kata Jokowi.

Baca juga: Politikus Demokrat: Jokowi Sedang Galau, Seperti ABG yang Mau Putus Cinta

Jokowi mengingatkan bahwa pemerintah telah membatasi mobilitas orang sehingga banyak sektor terdampak.

Seperti di sektor pariwisata, hotel dan restoran mengalami kerugian yang mendalam. "Mobilitas dibatasi, hotel dan restoran langsung anjlok terganggu. Mal ditutup, lifestyle anjlok, terganggu. Terus, dalam situasi seperti ini siapa yang bisa menggerakkan ekonomi? Enggak ada yang lain kecuali belanja pemerintah," kata Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi meminta para menteri dan kepala lembaga negara lainnya memiliki rasa krisis yang sama mengenai dampak ekonomi saat ini.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...