Jumlahnya Ribuan, BSN Imbau Laboratorium Lingkungan Hidup Pertahankan Kompetensi

Kantor BSN. (int)

FAJAR.CO.ID — Di tengah pandemi virus corona, Badan Standarisasi Nasional mengimbau seluruh laboratorium lingkungan hidup untuk mempertahankan kompetensi masing-masing.

Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN) sekaligus Ketua Komite Akreditasi Nasional (KAN), Kukuh S Achmad, mengatakan, laboratorium tetap harus produktif dengan menjalankan protokol kesehatan.

“KAN telah mengintrodusir tata cara asesmen jarak jauh atau remote assessment,” ucapnya pada webinar dengan tema Knowledge Sharing – Harmonisasi Regulasi Pengelolaan Lingkungan Hidup untuk Akuntabilitas Pengujian, pada Kamis (9/7/2020).

Sementara itu, Analis Kebijakan Utama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Herman Hermawan menuturkan peta sebaran Laboratorium Penguji Lingkungan Hidup berjumlah 1040 laboratorium.

“Laboratorium yang terklasifikasi sebanyak 295 laboratorium penguji parameter kualitas lingkungan, serta 125 laboratorium lingkungan teregistrasi,” beber Herman

Sehingga, kata dia, total laboratorium terakreditasi KAN sebanyak 1411 laboratorium yang mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 6 Tahun 2009.

Herman mengaku, pihaknya sedang menunggu harmonisasi peraturan dengan Kementerian Hukum dan HAM juga public sharing dengan stakeholder untuk memperbarui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 6 Tahun 2009 sesuai perkembangan yang ada.

“Sampai tahun 2019 Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) telah melakukan pembinaan dan pendampingan percepatan menuju akreditasi (pilot project) pada 24 laboratorium lingkungan di instansi Lingkungan Hidup Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang tersebar di 16 Provinsi di Indonesia,” jelas Herman.

Komentar

Loading...