Kader PKS Tunggu Format B1-KWK, Baru 95 Persen ke Dilan

Deng Ical, JK, dan Fadli Ananda. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Makassar masih menunggu instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebelum memasifkan pemenangan figur yang diusung. Kepastian mengusung Syamsu Rizal-Fadli Ananda pun baru 95 persen.

Ketua DPD PKS Kota Makassar, Anwar Faruq mengatakan, rekomendasi dalam bentuk format B1-KWK yang akan menjadi patokan kader bergerak. Bahkan, dia menegaskan, sampai saat ini belum menginstruksikan kader PKS untuk menyosialisasikan paket dengan akronim Dilan tersebut.

Menurutnya, konstalasi di DPP, harus dipertimbangkan. Sebab, pengambil kebijakan terakhir adalah DPP. Meskipun untuk tingkat DPD PKS Kota Makassar dan DPW PKS Sulsel sudah menyatakan dukungan. Terbukti dengan keluarnya surat tugas untuk pasangan Dilan.

Namun, dia menyebut, tidak mungkin kader PKS di Makassar turun sebelum ada perintah DPP. Rekomendasi model B1-KWK yang bisa dimaknai sebegai perintah. "Kalau sudah B1-KWK, itu lah yang disebut perintah. Maka, kami akan turun total menyosialisasikan dan memenangkan pasangan calon yang diusung partai," tegasnya.

Kendati begitu, Anwar Faruq menegaskan, arah ke Dilan tentu sangat besar. Apalagi, PKS adalah partai pertama yang memberikan dukungan pada Syamsu Rizal alias Deng Ical. "Malah, saya mau katakan, Deng Ical itu adalah PKS. Karena kami yang pertama," jelasnya.

Menanggapi hal ini, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang kini berada di poros Dilan mengatakan, soal PKS sudah selesai. Meskipun, rekomendasi memang masih dalam bentuk surat tugas, namun sudah bisa dipastikan PKS aman dan siap bersama-sama paket Dilan. "Tinggal menunggu saja itu, B1-KWK, mudah-mudahan secepatnya," katanya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...