Kuasa Hukum Novel Baswedan Laporkan Irjen Pol Rudy Heriyanto ke Propam, IPW: Makin Ngawur, Itu Pembunuhan Karakter

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane (Dok. Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Langkah tim Advokasi Novel Baswedan melaporkan Irjen Rudy Heriyanto ke Propam Mabes Polri di tanggapi Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane.

Kepala Divisi Hukum Polri itu dituding melakukan pelanggaran kode etik profesi, karena diduga saat menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya menghilangkan barang bukti kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan.

Menanggapi hal itu, Neta S Pane menilai pelaporan itu sebagai pengalihan perhatian publik terhadap kasus pembunuhan yang diduga dilakukan Novel Baswedan saat menjabat Kasatreskrim Polres Bengkulu.

“Novel telah salah alamat melaporkan Irjen Rudy Heriyanto ke Propam Polri. Dia kini semakin bersikap ngawur,” kata Neta dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2020).

Berkaitan dengan laporan itu, Novel dinilai telah melakukan pencemaran nama baik. Pasalnya, laporannya terhadap Rudy itu sama sekali tidak mempunyai bukti kuat.

“Ini pencemaran nama baik, dan pembunuhan karakter atas tuduhan yang tidak pernah dilakukannya (oleh Irjen Rudy),” kata Neta.

Karena itu, kata Neta, dengan tuduhan yang tidak terbukti itu, Novel bisa dilaporkan balik atas tuduhan penghinaan dan pencemaran nama baik.

“Irjen Rudy agar segera melaporkan balik Novel Baswedan dan Tim Pengacaranya ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penghinaan dan pencemaran nama baik,” tandasnya.

Komentar

Loading...