Pilkada di Masa Pandemi, Langgar Protokol Bakal Kena Sanksi

Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan jajaran penyelenggara, peserta pilkada, tim sukses, hingga masyarakat umum untuk mengikuti standar protokol kesehatan di setiap tahapan. Jika tidak, ada sanksi yang menanti.

Kepastian soal sanksi itu diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pilkada di Masa Pandemi. Peraturan yang disahkan pada Selasa malam (7/7) tersebut mengatur berbagai protokol kesehatan yang harus dipenuhi pada pelaksanaan tahapan yang membutuhkan banyak interaksi.

Standar protokol untuk tiap tahapan juga sangat beragam. Kegiatan di luar ruangan, di dalam ruangan, kegiatan kampanye, pemungutan suara, dan sebagainya memiliki detail protokol yang berbeda. Namun, secara umum, semua tahapan wajib mengenakan masker dan jaga jarak aman.

Aturan mengenai sanksi diatur dalam pasal 11 ayat 3 PKPU 6/2020. Di situ disebutkan, pihak penyelenggara akan memberikan teguran jika ada para pihak yang tidak memenuhi standar protokol. Jika teguran tetap diabaikan, sanksi baru dijatuhkan.

Komisioner KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, penjatuhan sanksi tidak dilakukan jajarannya, tapi menjadi kewenangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). ”Apa sanksinya, silakan dikonfirmasi ke Bawaslu,” ujarnya kepada Jawa Pos kemarin (8/7).

Saat ini pihaknya sedang menyosialisasikan isi PKPU 6/2020 ke jajaran penyelenggara di daerah, partai politik, hingga masyarakat umum. Dengan sosialisasi yang masif, diharapkan semua pihak bisa memahami apa-apa saja ketentuan yang diatur. ”Tentu harus disampaikan kembali agar pelaksanaan tahapan sesuai dengan PKPU terbaru,” imbuhnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...