Politikus Demokrat: Jokowi Sedang Galau, Seperti ABG yang Mau Putus Cinta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah memerintahkan agar kementerian dan lembaga bisa mengelontorkan aggaran belanjanya di saat pandemi virus Korona atau Covid-19 ini. (Youtube Seskab)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meminta bawahannya bekerja ekstra di tengah pandemi. Hal itu kembali ia ucapkan saat rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (7/7).

Politikus Demokrat Syahrial Nasution mengatakan saat ini kondisi Presiden Jokowi sedang galau. Dia ingin kinerja pemerintah lebih cepat, sementara jajaran menterinya masih bekerja lambat.

“Jokowi sedang galau. Perasaannya bertepuk sebelah tangan. Presiden ngeri, krn menterinya slow2 aja. Dia minta ganti chanel, spy bisa ngebut jalankan kebijakan. Seperti ABG yg mau putus cinta,” tulis Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat di kaun Twitternya, Kamis (9/7/2020).

Tak hanya Syahrial, anak buah AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) lainnya, Ferdinand Hutahaean ikut bersuara terkait rencana reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo.

“Resufle itu kan hak mutlak Presiden, suka2 Presiden kapan mau resufle, suka2 Presiden juga mau resufle atau tidak. Koq pake nanya2 sih? Jangan2 ntar kalian tanya juga kapan presiden mau peluk cium ibu negara, itu kan sama hak mutlak beliau yg tak boleh ditanya2,” ungkapnya di akun @FerdinandHaean3.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menginginkan para menteri mengganti cara bekerja yang biasa-biasa saja, menjadi bekerja luar biasa. Cara kerja yang sebelumnya rumit, menjadi bekerja dengan cepat dan sederhana.

“Dari cara yang SOP normal, kita harus ganti chanel ke SOP yang shortcut. SOP yang smart-shortcut,” kata Jokowi.

Komentar

Loading...