Sebabkan Kerumunan, Sanksi Pencabutan Izin Usaha Menanti

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Wajo, Supardi.

FAJAR.CO.ID -- Larangan berkerumun dan menjaga jarak di Kabupaten Wajo telah diterapkan. Bagi pelanggar, utamanya pelaku usaha, sanksi administrasi menanti.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Wajo, Supardi, mengatakan, larangan berkerumun dan menjaga jarak sudah diatur dalam Perbup Wajo No 69 tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Dalam aturan itu, warga harus menjalankan protokol kesehatan dengan tidak berkerumun dan menjaga jarak mulai di tempat umum.

Baik di rumah ibadah, transportasi publik, tempat kerja, perkantoran, institusi pendidikan, tempat rekreasi, acara sosial, budaya, dll.

"Kalau ada yang ketahuan dan terbukti melanggar, akan diberikan sanksi administrasi. Mulai dari sanksi ringan, sedang, dan berat," ujar Supardi, Kamis, 9 Juli 2020.

Kabid Humas Diskominfo Wajo ini menjelaskan, sanksi ringan yang dimaksud berupa teguran dan atau tertulis. Sanksi sedang, bisa penghentian sementara kegiatan, pencabutan sementara izin.

Sanksi berat, pencabutan tetap izin usaha atau kegiatan orang pribadi atau badan, serta penghentian tetap kegiatan. "Semua ini dilakukan untuk pencegah penularan Covid-19," tuturnya. (man)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...