Silver Ion Belum Efektif Usir Virus

Perak tidak melulu soal aksesoris, perhiasan, dan karya seni. Dalam dunia medis, perak memiliki kemampuan sebagai agen anti-bakteri. Namun untuk mengatasi virus korona belum ada penelitiannya.

FAJAR.CO.ID — Memanfaatkan silver ion untuk mengusir virus korona belum bisa jadi yang utama. Untuk mengantisipasi bisa, tetapi belum pasti efektif.

Dosen Departemen Biologi Unhas, Dr Sulfahri mengatakan, tidak efektif karena belum ada penelitian resmi secara ilmiah menegaskan silver ion itu bisa menghentikan virus. “Hingga saat ini, secara ilmiah silver hanya terbukti mampu membunuh beberapa jenis bakteri, contohnya E.coli, belum jauh ke virus korona,” ujarnya kepada FAJAR, kemarin.

Kemampuan silver sebagai antibakteri karena bisa merusak dinding sel bakteri. Selain itu, mengganggu metabolisme sel, dan menghambat sintesis sel mikroba. Tetapi, silver yang digunakan ini biasanya dalam bentuk nano. Untuk ke virus, masih pada pemahaman bahwa mampu mengusir bakteri atau virus saja. Tetapi mengobati infeksi yang masih belum diketahui, sebab untuk bentuk dan model serta cara menggunakan belum ada yang ilmiah. “Jika ingin menggunakan jenis silver-ion, baiknya tetap dibarengi mengikuti protokol kesehatan untuk antisipasi virus korona ini,” tegasnya.

Pada dasarnya, kata Sulfahri, silver ion atau partikel perak sudah dimanfaatkan sejak lama sebagai bahan dasar bermacam peralatan medis, seperti kateter dan alat kedokteran gigi. Itu memang karena diketahui bahwa silver ion berinteraksi dengan dinding sel bakteri. Ikatan ini menciptakan gangguan stabilitas membran, melepaskan ion kalium, dan menurunkan jumlah sel energi (ATP) dari bakteri.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...