Tak Lazim, Resep Roti dengan Urine Manusia

Ilustrasi roti baguette. Foto: pixabay

FAJAR.CO.ID — Roti merupakan makanan berbahan dasar utama tepung terigu dan air, yang difermentasikan dengan ragi. Namun, di Prancis, ada yang menawarkan resep yang tak lazim dengan mencampurnya dengan kotoran manusia.

Seorang insinyur sekaligus pembuat roti bernama Lousie Raguet memilih resep yang tak biasa, mencampur gandum yang dikembangkan dengan urine perempuan. Melalui resep nyeleneh itu, Raguet menyebut rotinya itu dengan Boucle d’Or atau Goldilocks.

Bagi Raguet, pengembangannya itu merupakan realisasi kesadarannya sebagai seorang ecofeminist.

Dia bertujuan agar masyarakat tidak lagi tabu dengan kotoran manusia dalam menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan.

“Urine adalah pupuk yang luar biasa, memiliki nutrisi-nutrisi bermanfaat seperti nitrogen, fosfor, dan kalium,” katanya lansir Nypost.

“Ini adalah cairan yang diabaikan, biasanya disingkirkan sebagai produk limbah. Tapi urine penuh dengan nutrisi dan harus diperlakukan seperti tambang emas.”

“Sangat ideal untuk mengganti pupuk kimia dan menghindari polusi yang disebabkannya,” sambungnya lagi.

Lewat Roti Meses Raguet mengambil air-air kencing yang dia butuhkan dari urinal wanita di arondisemen ke-14 Paris, dekat Cour des Grands Voisins, di Montparnasse.

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Kota Prancis, sekitar 29 juta roti yang memanfaatkan urine manusia dapat diproduksi setiap hari.

Dengan begitu bisa menghemat petani 703 ton nitrogen yang digunakan dalam pupuk buatan per hari. (Nypost/mg8/jpnn)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar