Tiga Sopir Ambulans Tepergok Berbuat Terlarang, Sampai Rela Gadaikan Ponsel


FAJAR.CO.ID, TAKALAR – EP (41), HA (19), dan KS (36) nekat berbuat terlarang di tengah masa pandemi Covid-19. Ketiganya kedapatan sedang pesta narkotika jenis sabu-sabu.

Ketiganya adalah sopir mobil ambulans di salah satu rumah sakit di Kabupaten Takalar. Bukannya mengantar jenazah, mereka memilih menghisap barang ilegal tersebut secara bersama-sama.

Mereka tertangkap pada salah satu rumah di Dusun Takari, Desa Galesong Kota, Kecamatan Galesong. Mereka tak berkutik saat Tim Drugs Hunter Resnarkoba Polres Takalar menjemput mereka.

“Ditemukan barang bukti berupa alat isap sabu, saset plastik bening diduga berisi sisa sabu serta uang tunai Rp200 ribu,” terang Paur Humas Polres Takalar, Ipda Sumarwan saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2020)

Mereka diinterogasi saat dilakukan penangkapan dan juga saat dibawa ke kantor polisi. Pelaku HA dan EP diduga tak memiliki uang cukup untuk membeli sabu, meski sudah punya pekerjaan sebagai sopir ambulans.

Terpaksa, keduanya menggadaikan ponsel miliknya kepada KS dengan sabu seberat setengah gram.

Perwira satu balok ini menyebut, barang bukti milik pelaku merupakan narkotika yang masuk golongan satu. Ketiganya pun hingga saat ditahan di Polres Takalar.

“Pelaku dan barang bukti kami amankan untuk kepentingan penyelidikan serta penyidikan lebih lanjut,” pungkas Sumarwan. (Ishak/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...