Iming-iming Model hingga Bayaran Rp1 Juta, 305 Perempuan di Bawah Umur Korban

Ilustrasi prostitusi (Kokoh Praba/Dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur, Francois Abello Camille (FAC) atau Frans, 65, tidak hanya mengiming-imingi korbannya untuk menjadi model. Namun, dia juga memberikan sejumlah uang kepada korbannya agar mau disetubuhi.

“Anak tersebut disetubuhi dengan imbalan Rp 250 ribu sampai Rp 1 juta,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana kepada wartawan, Jumat (10/7).

Hasil penyelidikan polisi diketahui bahwa tidak semua korban mau menuruti kemauan pelaku. Adapula yang menolak pemberian uang tersebut. Namun, tersangka akan memaksa untuk menyetubuhi korban, bahkan tak segan-segan melakukan kekerasan agar korbannya tidak melawan. “Bagi anak yang nggak mau disetubuhi, anak ini ditempeleng bahkan ditendang,” jelas Nana.

Sebelumnya, kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini jajaran Polda Metro Jaya menangkap warga negara asing (WNA) asal Prancis, Francois Abello Camille (FAC) alias Frans, 65, karena diduga menyetubuhi 305 bocah.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, kasus terungkap berdasarkan laporan masyarakat setelah curiga seorang korban ditawari pekerjaan sebagai model oleh pelaku. Korban diajak ke sebuah hotel dengan iming-iming melakukan sesi pemotretan.

“Untuk korban sebanyak 305 anak ya. Kalau anak ini bisa dikatakan anak dibawah umur berumur 18 tahun min 1 hari,” Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7).

Komentar

Loading...