Kasus Baru Covid Kembali Pecahkan Rekor, Pengamat: Ini Indikasi Kegagalan

Ilustrasi COVID-19. Foto: diambil dari pixabay

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Temuan kasus baru Pasien positif corona atau Covid-19 di Indonesia kembali memecehkan rekor tertingginya kemarin, Kamis, 9 Juli 2020.

Berdasarkan data, per 24 jam, penambahan pasien baru mencapai angka yang mengerikan yakni 2.657 kasus.

Ironisnya, catatan rekor tertinggi sebelumnya menunjukkan grafik kenaikan dari hari ke hari. Sebelumnya, temuan kasus baru penjangkitan virus Covid-19 hanya berada di kisaran angka 1.000-an.

Pengamat politik Universitas Islam Indonesia (UII), Geradi Yudhistira mengatakan, kenaikan drastis penambahan kasus positif itu mengindikasikan kegagalan Presiden Jokwi dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Iya ini indikasi sebuah kegagalan ya,” ujarnya kepada RMOL, Jumat (10/7/2020).

Kendati demikian, publik tentu saja berharap agar kondisi ini bisa ditekan. “Kita berharap masih bisa diperbaiki karena mudah-mudahan tidak dalam jangka panjang kita mengalami hal seperti ini,” sambungnya.

Penambahan tersebut, kata Geradi diharapkan menjadi cambuk buat pemerintahan Jokowi. Untuk segera memperbaiki kebijakan publik yang selama ini dianggap tidak jelas.

“2.657 orang ini mudah-mudahan sih jadi cambuk buat pemerintah supaya membetulkan kebijakan-kebijakan publiknya yang selama ini nggak jelas,” tegas Geradi.

Dia melihat, selama ini masyarakat yang selalu disalahkan karena tidak menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Padahal, masyarakat sendiri merupakan cerminan dari pemerintah yang tidak jelas.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...