KPK Telusuri Aset Nurhadi dan Tin Zuraida, Marketing Office District 8 Diperiksa

Istri eks Sekretaris MA Nurhadi, Tin Zuraida (kanan), berjalan meninggalkan ruangan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (22-6-2020). Foto: ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat/aww

Sementara itu, Hamzah dicecar penyidik KPK terkait kepemilikan PT HEI oleh Rezky yang digunakan untuk menerima uang dari berbagai pihak.

“Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dengan kepemilikan PT HEI oleh tersangka RHE yang didugakan untuk menerima uang-uang dari berbagai pihak,” tukas Ali.

KPK telah menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di MA. Ketiga tersangka itu yakni, mantan Sekretaris MA, Nurhadi serta menantunya Rezky Herbiono dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT), Hiendra Soenjoto.

Ketiganya sempat dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron karena tidak memenuhi pangggilan pemeriksaan KPK. Ketiganya juga telah dicegah untuk bepergian ke luar negeri. Saat ini, tinggal Hiendra Soenjoto yang belum diamankan.

Sedikitya ada tiga perkara bersumber dari kasus mantan Sekretaris MA ini. Pertama perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara, kedua sengketa saham di PT MIT, dan ketiga gratifikasi terkait dengan sejumlah perkara di pengadilan.

Melalui menantunya, Rezky Herbiono yang juga tersangaka dan telah ditangkap, Nurhadi menerima uang dengan total Rp 46 miliar dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto yang juga berstatus tersangka dan masih buron sejak Februari 2020. Namun hingga kini, Hiendra masih menjadi buronan KPK.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...