Motif Wanita Penista Agama Lempar Alquran, Polisi: Itu Kekeliruan

Konferensi pers kasus penistaan agama. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Motif perempuan berinisial IN hingga nekat membuang dan nyaris merobek Alquran, telah didalami oleh aparat kepolisian.

Sejak IN ditangkap tadi malam, pelaku langsung diinterogasi dan mengakui perbuatannya. Hanya saja, pelaku khilaf.

“Itulah barangkali kekeliruan yang bersangkutan. Kalau seandainya hanya karena emosi mengambil suatu barang yang bisa dilemparkan kepada orang yang merasa mengusik (pelaku),” kata Kapolda Susel, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe, Jumat (10/7/2020).

Kata perwira dua bintang ini, pelaku khilaf usai berbuat. Dari perbuatannya, pelaku langsung diamankan ke Polsek Wajo, lalu diserahkan ke Polres Pelabuhan oleh keluarganya.

“Tentu karena ini kelirunya atau khilafnya yang bersangkutan, makanya kami amankan dan diproses,” pungkas Guntur.

Pelaku dan salah satu warga sekitar, berinisal M, sempat cekcok. Namun, polisi belum membeberkan permasalahan antara keduanya.

Ada lima orang pria yang melihat perbuatan IN dan hendak menghentikan perbuatannya itu. Namun, IN tetap mengamuk dan cekcok dengan M.

“Datanglah IN mengambil Alquran dan menyampaikan saya tidak takut dosa. Akhirnya terjadilah pelemparan itu di depan orang yang sedang duduk itu,” tambah Mas Guntur. (Ishak/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...