Pengungkapan Temuan Kerangka Manusia di Pangkep Butuh DNA Pembanding

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID -- Dokter Forensik Biddokkes Polda Sulsel masih mengidentifikasi kerangka manusia yang ditemukan di Kabupaten Pangkep beberapa waktu lalu.

Identitasnya hingga saat ini belum terungkap. Pihak dokter saat ini membutuhkan DNA pembanding dalam proses identifikasi itu.

"Ada memang beberapa potongan kerangka manusia yang kita identifikasi, sehingga memberikan kita gambaran. Gambaran ini nanti akan disinkronkan pemeriksaan DNA-nya dengan orang yang memang merasa kehilangan keluarga," kata Dokter Forensik Biddokker Polda Sulsel, dr Denny Matius, Jumat (10/7/2020).

Namun sayang, sejak ditemukan pada Selasa (23/6/2020) lalu, belum ada sama sekali warga yang datang ke rumah sakit Bhayangkara melihat kerangka itu.

Jika ada, pihak dokter akan memeriksa DNA orang tersebut dengan DNA kerangka manusia yang berjenis kelamin laki-laki itu. Namun, belum ada hingga saat ini.

"Belum ada yang datang untuk DNA-nya diperiksa dan disinkronkan dengan kerangka itu," tambah Denny.

Aparat kepolisian dari Polres Pangkep pun belum menerima ada laporan orang hilang. Tanpa ada yang melapor, polisi dan dokter sulit mengungkap identitas kerangka itu.

Saat ini, kerangka itu masih tersimpan dan dijaga oleh dokter di RS Bhayangkara, Kota Makassar. Denny yakin, kerangka itu adalah pria berusia sekitar 50 tahun.

"Hasil identifikasi, kisaran panjang kerangka ini 150 hingga 160 cm. Perkiraan umur kerangka ini 50 tahun berjenis kelamin laki-laki," jelasnya, saat dikonfirmasi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...