Terancam Lima Tahun Bui, Wanita yang Lempar Alquran: Saya Emosi, Saya Lepas Kontrol

Konferensi pers kasus penistaan agama. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– IN, 40 tahun akhirnya meminta maaf atas tindakannya melempar kitab suci Alquran. Di hadapan Kapolda Sulsel dan awak media, ia mengaku lepas kontrol saat kejadian yang kini videonya viral.

“Saya sangat menyesal, dan ini saya lakukan karena emosi ka selalu dituduh lapor-lapor Polisi,” ucap IN, saat konferensi pers di Mapolres Pelabuhan Makassar, Jumat (10/7/2020).

Ia pun siap mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. “Saya emosi, saya emosi, saya lepas kontrol. Saya siap pertanggungjawabkan perbuatanku secara pribadi,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe meminta masyarakat untuk tidak ikut terpanding dengan kejadian tersebut.

“Saya berharap masyarakat tidak terpancing, ini masalah pribadi dan kasus ini tetap akan kita proses secara hukum” ucap Mas Guntur Laupe.

Dia meminta penanganan kepada pelaku dipercayakan ke penegak hukum. Adapun ancaman hukuman yang akan diterima pelaku adalah lima tahun penjara.

“Percayakan kepada kami, dalam waktu dekat kami akan serahkan ke jaksa penuntut umum dan terangka akan di ancam hukuman lima tahun penjara,” tutupnya.(ishak/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...