Tetangga Wanita yang Lempar Alquran: Agamanya hanya Ngaku-ngaku

Ormas FPI melakukan aksi demo di depan Polres Pelabuhan terkait kasus seorang wanita melempar Alquran. (Ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Perempuan yang mengenakan baju merah emosi dan mengamuk di depan warga. Bahkan melempar kitab suci umat Islam, Alquran.

Peristiwa itu terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan, Kota Makassar. Perempuan itu kini viral di media sosial.

Tetangga pelaku sekaligus saksi mata, Bahtiar, menyebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu memiliki gangguan jiwa yang mudah emosi. Bahkan tidak sosialis dengan warga sekitar.

"Sudah sering pelaku mengamuk dan emosian. Tidak pernah bergaul. Agamanya juga hanya ngaku-ngaku," katanya kepada Fajar.co.id, di Polres Pelabuhan, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Terancam Lima Tahun Bui, Wanita yang Lempar Alquran: Saya Emosi, Saya Lepas Kontrol 

Bahkan sudah beberapa kali perempuan itu mengamuk. Bahtiar melanjutkan, pelaku risih jika ada warga sekitar yang berkumpul di depan rumahnya.

Saat mengamuk, ada lima orang pria di lokasi. Namun enggan menahan perempuan itu, yang nyaris merobek Alquran.

"Pelaku suka lempar alquran utk melampiaskan emosi," jelasnya.

Informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi di Jalan Tentara Pelajar Lorong 188, Kelurahan Mampu, Kecamatan Wajo, Kamis (9/7/2020) sore.

Kejadian itu pun dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Pelabuhan, Iptu Iptu Theodorus Echeal Setiyawan. Pelaku itu kini diamankan dan telah diperiksa.

"Iya benar (kejadiannya). Sudah diambil dan diamankan orangnya," ujarnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...