Waspada, Dukun Cabul Ini Ternyata Kabur dari Sel Tahanan

ILUSTRASI TERSANGKA

FAJAR.CO.ID,PALEMBANG — Lima tahanan yang kabur dari sel Mapolsekta Sukarami, Palembang, pada Rabu (8/7) subuh, satu di antaranya ternyata seorang dukun yang terlibat kasus pencabulan.

Tahanan tersebut bernama Johani, 36, ditangkap karena mencabuli pasiennya berinisial NS, 20, warga Banyuasin, Sumsel.

Update hari ini, Jumat (10/7/2020) sudah ada dua tahanan yang ditangkap kembali. Sedangkan tiga tahanan lain termasuk Johani masih buron. Diketahui, dukun cabul ini ditangkap pada Selasa (7/4) oleh Unit Reskrim Polsekta Sukarami.

“Tiga kali aku main dengan dio (korban, red) malam itu,” ucap Johani saat diinterogasi. Kejadiannya Senin (6/4) sekitar pukul 22.00 WIB di rumah kontrakan kawan Johani di Talang Jambe, Kecamatan Sukarami.

Johani yang merupakan warga Dusun Muarakati, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura juga mengancam korban jika tidak mau menuruti mafsu bejatnya, yaitu jenglot ‘haus darah’ milik Johani akan membunuh salah satu, antara korban dan pacarnya jika tidak mau menurut keinginan tersangka. “Akhirnya dia (korban, red) diam dan ikut kata aku,” ucapnya.

Johani juga mengatakan, barang-barang klenik seperti jenglot, batu-batu, buku-buku berisikan tulisan Arab, dan lain-kain Putih, didapat dari gurunya di Lubuklinggau. “Aku dak tahan liat badannya. Molek,” tukasnya ketika itu.

Saat ini, Johani masih dalam pengejaran anggota Polrestabes Palembang dan Polsekta Sukarami. Selain Johani, ada dua lagi yang juga dikejar. Yakni Asril (36), kasus Narkoba, warga Jl Macan Lindungan RT 06, Kelurahan Bukit Baru, dan Hidayat Saleh (34), kasus curat, warga Jl Lunjuk Jaya, Gg Tanjung, RT 61, Kelurahan Lorok Pakjo.

Komentar

Loading...