Adik Kim Jong Un: Kami Tidak Punya Niat Mengancam AS

Kim Yo Jong, adik pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Kim Yo Jong menyebut Korut tak akan mengancam AS asal tak dilukai terlebih dahulu (Reuters)

FAJAR.CO.ID– Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengatakan negaranya tak berniat mengancam Amerika Serikat. Hanya saja, itu dilakukan Korea Utara sejauh AS tak melukai terlebih dahulu. Hal tersebut menurut laporan media pemerintah Korut.

“Kami tidak punya niat untuk mengancam AS. Sejauh mereka tidak menyentuh dan melukai kami, segalanya akan berjalan seperti biasa,” ucap Kim Yo Jong seperti dilansir Reuters.

Kim Yo Jong juga mengatakan bahwa pertemuan puncak antara Korut dan Amerika Serikat untuk saat ini hanya menguntungkan pihak AS.

Oleh karena itu, dia menyebut pertemuan antara Kim Jong Un dan Presiden Donald Trump mungkin tidak akan terjadi tahun ini. “Tapi kami tidak pernah tahu,” sebut Kim Yo Jong seperti dilaporkan kantor berita Korut, KCNA, pada Jumat (10/7).

Seperti diketahui, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Kamis (9/7) mengatakan sangat berharap pembicaraan dengan Korut akan berlanjut. Pompeo juga tampaknya tetap membuka kemungkinan soal pertemuan antara Kim dan Trump.

Korea Utara menolak gagasan untuk menggelar perundingan baru. Kim Yo Jong menegaskan kembali keberatan Korut terhadap kebijakan AS yang berbau permusuhan dan sikap mementingkan diri, termasuk dengan terus menjatuhkan sanksi terhadap Korut.

“Kami tidak mengatakan bahwa kami tidak akan pernah melakukan denuklirisasi, tetapi kami tegaskan bahwa kami tidak dapat melakukannya sekarang,” sebut Kim Yo Jong.

Komentarnya itu disampaikan dengan nada yang agak lebih lembut daripada pernyataan sebelumnya. Kim Yo Jong bahkan menyebutkan bahwa dirinya mendapat izin khusus untuk melihat rekaman perayaan Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli kemarin. Kim Yo Jong mengungkapkan bahwa Kim Jong Un telah memerintahkan dirinya untuk menyampaikan salam dan selamat kepada Trump.

Hanya saja, Kim Yo Jong menyebut AS dan Korut akan kembali bersikap bermusuhan, bahkan walaupun pemimpin kedua negara memiliki hubungan baik. Kim Jong Un dan Trump sudah bertemu tiga kali. Namun tidak berhasil mencapai kompromi soal program senjata nuklir Korut ataupun soal sanksi-sanksi internasional yang diberlakukan terhadap Korut.(JPC)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar