Biaya Nikah Rp10 Juta Dipakai Amankan Oknum Polisi, Lapor ke Propam Setelah Kasus Narkoba Berlanjut

ILUSTRASI.Korban pemerasan oknum polisi melapor ke Propam Polda Sulsel. (IST)

FAJAR.CO.ID, BONE-- Ada empat nama oknum Satuan Reserse Narkoba Polres Bone yang diduga melakukan pemerasan. Korban melaporkannya ke Polres Bone namun ditolak. Hingga akhirnya harus menempuh perjalanan 170 km untuk sampai di Polda Sulsel menembuskan laporannya.

Minggu, 7 Juni di Jl Andi Malla, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Lemang (Sulaeman) sedang memperbaiki pintu rumah miliknya. Tiba-tiba terdengar suara keras. "Praakkk. Suara pintu tertutup dengan kerasnya. Ika Radiatna (calon istri Lemang) bergegas mengeceknya.

Belum sampai di belakang Ika mendengar suara tangisan. Pas masuk mendapati dua orang polisi berinisial DR dan RE. "Kenapa ini Pak?" tanya Ika kepada dua polisi itu. "Ini soal narkoba," jawab salah seorang polisi.

Saat Ika menceritakannya ke FAJAR Jumat (10/7/2020), calon suaminya, Lemang diminta untuk menunjukkan rumah bandar tempatnya memperoleh narkoba. Polisi pun akan melepasnya jika menunjukkan alamat bandar tersebut.

Mendengar hal itu, Ika mengaku bersedia menunjukan rumah bandar tersebut. "Saya bersedia menunjukkan rumah bandar dengan jaminan calon suami saya dilepas," akunya.

Ika dan Lemang dibawa polisi dengan mobil di belakang Bank Panin. Setelah itu baru ke salah satu tempat yang disinyalir rumah seorang bandar narkoba. Usai menunjukkan rumah bandar, ia bersama Lemang dibawa kembali ke belakang Bank Panin. Setelah itu kembali ke rumahnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...