Dendam Sering Dimarahi Saat Sekolah, Ardiansyah Tega Nodai dan Bunuh Guru SD

Pelaku pembunuhan, Ardiansyah. (sumeks)

FAJAR.CO.ID, BANYUASIN– Motif pembunuhan terhadap Efriza Yuniar alias Yuyun (50), guru SD di Banyuasin, Sumatera Selatan akhirnya terungkap.

Pelaku Ardiansyah (18) tega menodai dan membunuh mantan gurunya itu di rumah dinas SD 11 Muara Telang, karena dendam sering dimarahi saat masih sekolah.

“Pelaku juga dendam dengan korban, karena waktu SD menjadi anak murid korban sering ditegur oleh korban,” ucap Kapolsek Muara Telang, Iptu Gunawan Sahera SH, yang ditemui saat pemakaman korban di TPU Kamboja Palembang, Jumat (10/7/2020).

Iptu Gunawan menambahkan, pelaku Ardiansyah juga pernah mencuri di rumah korban.

“Pelaku ini juga sudah dikenal nakal dan sudah dua kali mencuri di rumah korban,” Ipu Gunawan.

Motif lainnya, kata dia, pelaku tak kuat menahan nafsu bejatnya usai menonton film po**o. Dia ingin melampiaskan nafsunya kepada korban yang rumahnya berdekatan dengan rumah pelaku.

Pelaku masuk ke rumah korban secara diam-diam. Saat pelaku masuk ke rumah, korban sedang mandi.

Pelaku sembunyi di balik kulkas. Ia mengintip korban yang sedang mandi.

“Ketika korban keluar kamar mandi, pelaku langsung mencekik leher korban. Bahkan korban langsung pingsan dan dibawa oleh pelaku ke ruang tamu,” beber Iptu Gunawan.

Mayat Guru SD, Efriza Yuniar alias Yuyun ditemukan dalam ember

Pelaku menodai korban di ruang tamu. Korban sempat tersadar. Ia teriak minta tolong. Namun pelaku langsung menyumpal mulut korban dengan kain dan leher korban diikat dengan ikat pinggang, kabel charger dan tali rapia.

“Korban tewas akibat jeratan dan dibawa ke dapur dan dimasukkan ke dalam ember plastik. Pelaku menutup mayat korban dengan kain sprei yang diikat tali rafia,” beber Kapolsek.

Jenazah baru ditemukan pada Kamis (9/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Ia dimakamkan di TPU Kamboja Palembang pada Jumat siang, kemarin.(dho/sumeks)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar