Jual Motor Seharga Rp1,7 Juta di Bulukumba, Begini Cara Kerja Pencuri

Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Namanya Saeruddin (50) dan Asran (16). Sepasang sahabat ini bekerja sama dalam mencari uang.

Sayangnya bukan dengan cara yang halal. Mereka mengincar motor lalu dia curi. Hasilnya pun dia diserahkan kepada Arfa yang dijual seharga Rp1,7 juta di Kabupaten Bulukumba.

Berawal saat Saeruddin dan Asran beraksi di wilayah Jalan Poros BTP. Beberapa hari kemudian, mereka malah ditangkap oleh anggota Opsnal Polsek Tamalanrea.

Mereka tak berkutik saat petugas bersenjata api datang. Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriyadi Idrus, mengatakan, para pelaku ini membagi tugas saat aksi jahatnya dia lakukan.

Saeruddin tugasnya menyimpan dan menyembunyikan motor hasil curian di rumahnya.

“Dia (Asran) yang mengawasi keadaan sekitar saat Arfa juga turun beraksi. Sepeda motor hasil curian pun diserahkan dan dijual oleh Arfa di Kabupaten Bulukumba seharga Rp1,7 juta,” jelas Supriyadi, Sabtu (11/7/2020).

“Arfa juga kadang berperan sebagai eksekutor dan kini masih dalam pengejaran polisi,” sambung perwira satu bunga ini.

Dari hasil penjualan sepeda motor curian itu, Asran mendapat upah Rp300 ribu. Saeruddin mendapat Rp200.000. Sedangkan Arfa mendapat Rp1,2 juta.

Kedua pelaku kini mendekam di balik jeruji besi Polsek Tamalanrea. Sedangkan Arfa dalam pengejaran polisi. (Ishak/fajar)

loading...

Komentar

Loading...