Kondisi Kejiwaan Wanita yang Melempar dan Nyaris Robek Alquran, Begini Penjelasan Polisi

Konferensi pers kasus penistaan agama. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - IN, 40 tahun tersandung kasus penistaan agama. Ada yang menyebut, warga Jalan Tentara Pelajar, Lorong 188 itu mengalami gangguan kejiwaan.

Diduga pelaku emosi hingga naik pitam karena dianggap sebagai mata-mata polisi terhadap warga yang sering berjudi di depan rumah pelaku.

Sifat emosiannya itu membuat dia dianggap gila oleh tetangganya. Namun itu masih diselidiki polisi. Penyidik bakal memeriksa kejiwaan pelaku di RS Bhayangkara, Kota Makassar dalam waktu dekat.

"Benar. Sementara akan dilakukan pemeriksaan jiwa dulu," kata Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh Kadar Islam, Sabtu (11/7/2020).

Jadwal pemeriksaan pelaku pun belum bisa dipastikan. Perwira dua bunga ini terlebih dulu akan melakukan persuratan ke rumah sakit tersebut.

"Sementara menyurat dulu ke RS Bhayangkara," pungkas Kadar.

IN diamankan setelah melempar dan nyaris merobek sebuah Alquran, pada Jumat (10/7/2020) sekitar pukul 14.00 Wita. Aksinya itu viral di jagat media sosial.

Warga sekitar sudah berupaya meredam emosi IN yang saat itu cekcok dengan tetangganya, bernama Muhtar. Tak mau kalah, IN pun mengambil sebuah Alquran dari dalam rumahnya dan dilempar.

Namun pelaku tak bisa mengontrol emosinya saat itu, hingga warga sekitar dan Ormas Front Pembela Islam geram dan melapor ke polisi atas kejadian itu.

Kepada polisi, pelaku IN akhirnya sadar dan meminta maaf atas perbuatannya itu di depan umat Muslim.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...