Relawan Jokowi Laporkan Dugaan Korupsi Menteri Erick dan Sri Mulyani, Gde Siriana: Kapal Mau Tenggelam, Gaduh Saling Sikut

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Dua pembantu presiden, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) ke Ombudsman RI, Jumat (10/7/2020).

Laporan kelompok pendukung Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019 itu terkait dugaan masalah maladministrasi dan dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Menanggapi hal ini, Direktur Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf menyebutkan laporan tersebut menjadi indikasi jika persaingan perebutan kekuasaan di lingkungan istana makin sengit.

"Begitulah kira2, kapal mau tenggelam, gaduh saling sikat. Apalagi ini trip trakhir. Yg belum kebagian gerah jg nunggunya," tulis Gde di akun Twitternya, dikutip Sabtu (11/7/2020).

Dia menyebutkan mereka yang ingin mendapatkan posisi sejak periode pertama Presiden Jokowi mulai mencari cara. Termasuk dengan melengserkan mereka yang telah lebih dulu mendapat jabatan.

"Apalagi ngantri sejak trip pertama. Trnyata kontribusi uang lbh kuat posisi tawarnya dr tenaga atau jaringan. Ya gak sih?" ungkapnya.

Sebelumnya, usai memberikan laporan di Ombudsman RI, Ketua Baranusa, Adi Kurniawan menjelaskan bahwa laporan ini tetap mereka lakukan sekalipun masih menyandang predikat sebagai relawan Jokowi-Maruf.

Alasannya, urai Adi, Baranusa sebagai relawan merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap sosok yang didukung. Artinya, jika melihat ada potensi penyelewengan, maka relawan harus bergerak terdepan mengingatkan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...