Tanpa Uji Coba, Pembatasan Akses Masuk Kota Makassar Langsung Diterapkan Senin Mendatang

Asisten 1 Pemkot Makassar, M Sabri

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Uji coba pembatasan akses masuk dan keluar ke Kota Makassar urung dilakukan. Pemerintah Kota (Pemkot) memilih untuk langsung mengefektifkan pemeriksaan, Senin (13/7/2020) mendatang.

Seharusnya, Pemkot menjadwalkan uji coba pembatasan pergerakan orang keluar masuk Kota Makassar hari Kamis dan Jumat kemarin.

Pantauan fajar.co.id, di perbatasan Maros-Jl Perintis Kemerdekaan belum ada tanda-tanda adanya pemeriksaan. Arus kendaraan seperti biasa. Sementara, di perbatasan Gowa-Jl Aroepala, sudah terlihat ada tenda polisi, namun belum ada petugas yang berjaga.

Asisten I Pemkot Makassar, M Sabri menuturkan, akan lebih memasifkan sosialiasi terkhusus masyarakat yang berada di luar daerah, yang akan beraktivitas atau bekerja di Kota Makassar.

Ia mengatakan masih menyiapkan pos-pos penjagaan di perbatasan. Hingga kemarin, dia mengakui masih sementara menyusun persiapan dan tim yang akan bertugas melakukan pemeriksaan nantinya.

Sosialisasi selama beberapa hari terakhir melalui berbagai media disebutnya sudah dilakukan Pemkot Makassar. Sehingga, uji coba dinilai tidak lagi mendesak. Apalagi modelnya hampir sama dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Hari Senin baru efektif kita mulai buka pemeriksaan di perbatasan. Hari ini (kemarin) masih ada kunjungan Panglima TNI dan Kapolri di Makassar sampai besok (hari ini)," ujarnya, Jumat, (10/7/2020).

Skema pemeriksaan juga masih dimatangkannya. Sesuai arahan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, pemeriksaan harus bisa meminimalisasi penumpukan kendaraan. Penekanannya pada personel yang melakukan pemeriksaan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...