Akibat Pesta Miras, Dua Orang Luka Kena Tebasan Parang

Pelaku saat ditangkap aparat.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus pemarangan di Jalan Barawaja II, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, terjadi pada Minggu, 12 Juli 2020, dini hari tadi. Tim Resmob Panakkukang pun terjun langsung ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga.

Tim yang terjun langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku pemarangan tersebut setelah mengetahui rumah pelaku.

Rahmat (20) yang tak lain adalah pelaku pemarangan tersebut tak berkutik saat tim resmob tiba di rumahnya.

Rahmat yang saat itu baru saja selesai mencuci badan, langsung berhadapan dengan aparat.

Ibu Rahmat yang berada tepat di belakang Resmob, tiba-tiba pingsan karena syok melihat anaknya akan ditahan oleh aparat.

Menurut keterangan Rahmat, kejadian tersebut berawal dari kesalah pahaman antara pelaku dengan korban, di mana keduanya sempat melakukan pesta miras tradisional berupa ballo.

Tim resmob berhasil menemukan barang bukti berupa parang yang dipakai pelaku untuk menebas korban.

Dua orang yang menjadi korban pemarangan kini dirawat di Rumah Sakit Ibnu Zina. Sementara, luka tebasan yang dialami kedua korban tadi terdapat di tangan, kepala, dan punggung.

Dantim Resmob Panakukang, Bripka Dzulqadri, saat ditemui di posko Resmob Polsek Panakkukang membenarkan kejadian tersebut. “Pelaku ini didatangi oleh korban di rumahnya. Sehingga pelaku merasa terancam dan langsung melakukan pemarangan,” ujarnya.

Komentar

Loading...