Anies Baswedan Sebut Reklamasi Ancol Kurangi Banjir, Pengamat: Airnya Enggak Jadi Jatuh ke Tanah Pak?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Jika dua tahun lalu solusi banjir ala Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memasukkan air hujan ke dalam tanah, kini reklamasi Ancol menjadi penawaran barunya. Itu pun setelah menuai polemik dari berbagai pihak. Anies seolah terpojok.

Alasan ini ditanggapi sinis pengamat politik Yunarto Wijaya. Ia mempertanyakan apakah ide Anies memasukkan air hujan ke dalam tanah masih berlaku. Mengapa proyek penimbunan laut dikatakan mampu meminimalisir banjir?

“Lah airnya gak jadi jatuh ke tanah pak?” kata Yunarto dalam cuitannya di Twitter, Sabtu (11/7/2020).

Sebelumnya ditegaskan Anies Baswedan bahwa penimbunan laut di wilayah Ancol berbeda dengan proyek reklamasi Teluk Jakarta yang telah ia hentikan karena tidak melindungi warga dari apapun. Sementara reklamasi Ancol diproyeksi akan mengurangi banjir di Jakarta.

“Jadi ini adalah sebuah kegiatan untuk melindungi warga Jakarta dari bencana banjir. Ini berbeda dengan proyek reklamasi yang sudah dihentikan itu. Itu bukan proyek untuk melindungi warga Jakarta dari bencana apapun. Di sana ada pihak swasta berencana membuat kawasan komersial, membutuhkan lahan, lalu membuat daratan, membuat reklamasi,” papar Anies dalam video yang diunggah di Akun Youtube Pemprov DKI, Sabtu (11/7/2020).

Pernyataan Anies tersebut seolah kontradiksi dengan ungkapan yang selama ini sering ia gaungkan bahwa untuk mencegah banjir sebaiknya air hujan dikembalikan ke dalam tanah.

Komentar

Loading...